Pages

Rabu, 08 Oktober 2014

cerita Syekh Juha. Eps : tidak Bisa membedakan Sapi dan keledai

Eps : tidak Bisa membedakan Sapi dan keledai

       Keluarga syaikh juha memiliki seekor keledai dan sebuah kandang kecil. Beberapa hari ini isteri nya terus menerus merengek dibelikan seekor sapi. Permintaan itu belum juga di penuhi oleh syaikh juha karena kandang yang sempit pasti keledai mereka akan terganggu. Dan alasan yang paling pokok adalah dia tidak memiliki cukup uang. Tetapi karena isterinya terus merengek dan menangis, ahirnya Syaikh juha tidak tega. Ia ke pasar dan membeli seekor sapi, dan memasukannya di kandang yang kecil.
       Karean kandang itu terlalu kecil untu menampung dua ekor binatang, maka sebentar saja terjadi kegaduhan. Syaikh juha yang sudah lelah dengan urusan ini hanya bisa berdoa, “Ya Alloh, bunuhlah sapi itu dan seamatkan keledaiku.”

       Beberapa hari kemudian,syaikh juha memasuki kandang dan mendapati keledainya mati, dan sapinya masih hidup. “Ya Alloh”, kata syaikh juha, “sekian tahun malaikat izrail bertugas, masih belum dapat membedakan mana sapi imana keledai!.”

Sabtu, 04 Oktober 2014

Siapakah Buya HAMKA?

BY BIOGRAFI · 07/10/2010
Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan HAMKA adalah seorang ulama, sastrawan, sejarawan, dan juga politikusyang sangat terkenal di Indonesia. Buya HAMKA juga seorang pembelajar yang otodidak dalam bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Hamka pernah ditunjuk sebagai menteri agama dan juga aktif dalam perpolitikan Indonesia. Hamka lahir di desa kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun.

Selasa, 30 September 2014

Alasan Mengapa KPI Melarang Tayangan-Tayangan Kartun Ini

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menetapkan adanya tiga tayangan anak yang dianggap berbahaya bagi perkembangan fisik dan mental anak. Tayangan-tayangan ini adalah Little Krishna, Bima Sakti, dan Tom & Jerry. Selain itu, KPI juga menetpakna dua tayangan anak yang harus diwaspadai, yakni Spongebob Squarepants dan Crayon Shinchan.

Banyak pihak yang kemudian ebrtanya-tanya mengapa tayanga-tayangan ini dilarang oleh KPI.Tayangan anak yang disiarkan di televisi nasional akan sangat memungkinkan untuk dijadikan panduan dan kebiasaan anak sehari-hari. Tayangan anak yang tidak mendidik akan berpengaruh besar pada merosotnya moral bangsa. Inilah kenapa KPI melarang beberapa tayangan yang tidak mendidik tersebut. Alasan lebih jelasnya bisa Anda simak berikut ini:

1. Little Krishna

Little Krishna dihiasi oleh Filosofi-filosofi moral yang berat yang tidak mungkin dicerna anak. Filosofi berat ini tersaji dalam bentuk dialog, narasi, maupun adegan di dalamnya. Diceritakan masa kecil Krishna yang nakal dan usil, namun tetap disanjung dan dicintai oleh siapa saja karen aKrishna mempunyai kekuatan “istimewa”. Dalam tayangan ini, Krishna juga senang mencuri susu dan mentega yang akan dijadikan sesajen di kuil. Hal-hal seperti ini dianggap sulit dicerna anak-anbak dan karenanya KPI melarang tayangan ini disirakan di televisi nasional.

2. Bima Sakti

Kartun berjudul asli Chotta Bheem ini sekilas mirip dengan Little Krishna. Bima Sakti adalah tokoh kartun di sebuah pedesaan imajiner Dholakpur yang emmbela kebenaran dan sangat pemberani. Sayangnya, banyak filosofi dan tindakan-tindakan yang tidak tepat dalam film ini yang berbahaya ditonton dengan tanpa bimbingan orangtua. KPI pun memutuskan melarang penyiaranb film ini.

3. Tom & Jerry

Kartun ini telah populer sejak dulu. KPI melarang kartun ini karena hanya berisi tentang Tom yang selalu ingin memakan Jerry dengan berbagai cara. Sementara Jerry melawan Tom dengan trik-trik yang kadang licik dan jahat. Dikemas dalam gambar dan efek yang lucu, kartun ini dianggap gagal menanamkan nilaikebaikan pada anak.

Selain tiga tayangan di atas, masih ada Crayon Shinchan dan Spongebob Squarepants. Shinchan dianggap tidak mendidik oleh KPI karena seringkali bermuatan porno dan mendidik nilai-nilai buruk pada anak. Sementara itu, Spongebob juga mendapat kartu kuning dari KPI karena tayanangannya yang disisipi kata-kata tidak sopan, dan tindakan-tindakan yang tidak mendidik. Waspadai tayangan ini, Bu!